Apa itu 3D City?
3D City adalah model digital tiga dimensi dari sebuah kota atau wilayah yang menampilkan bangunan, jalan, infrastruktur, hingga lingkungan sekitarnya secara realistis. Berbeda dengan peta 2D, 3D City mampu memberikan gambaran lebih detail dan interaktif, sehingga memudahkan analisis spasial maupun pengambilan keputusan.
3D City diperoleh dari hasil pengolahan data spasial yang dikumpulkan melalui berbagai teknologi seperti foto udara drone, citra satelit resolusi tinggi, maupun pemindaian laser (LiDAR/TLS). Data tersebut kemudian diintegrasikan dan diolah dengan perangkat lunak pemodelan 3D berbasis GIS dan BIM, sehingga terbentuk model kota digital akurat.
3D City Dapat Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Penerapan teknologi 3D City mampu menjadi solusi strategis bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui model kota tiga dimensi yang menampilkan bangunan, jalan, hingga infrastruktur secara detail, pemerintah dapat memperoleh data yang lebih akurat mengenai luas bangunan, jumlah lantai, maupun kondisi fisik properti. Data yang presisi ini sangat penting untuk memastikan perhitungan PBB-P2 berjalan sesuai fakta di lapangan.
Selain itu, 3D City memudahkan pemerintah dalam mendeteksi perbedaan antara data yang dilaporkan wajib pajak dengan kondisi sebenarnya, sehingga potensi kebocoran pajak dapat ditekan. Pemerintah juga tidak perlu selalu melakukan survei manual karena perubahan fisik bangunan dapat dipantau melalui model 3D, sehingga biaya operasional lebih efisien dan proses verifikasi data menjadi lebih cepat.
Lebih jauh, 3D City mendukung inventarisasi dan pengelolaan aset daerah secara transparan. Aset seperti tanah, gedung, maupun fasilitas publik dapat terdokumentasi dengan baik dalam basis data terintegrasi yang selalu diperbarui. Hal ini membuka peluang optimalisasi pemanfaatan aset untuk meningkatkan PAD. Tidak hanya itu, keberadaan 3D City juga menambah daya tarik investasi karena investor lebih percaya pada daerah yang memiliki data spasial modern, transparan, dan mudah diakses.
Belajar 3D City Bersama ASBIM Indonesia
Sebagai lembaga pelatihan di bidang geospasial dan BIM, ASBIM Indonesia hadir untuk mendukung pemerintah daerah dan industri dalam mengimplementasikan teknologi 3D City. Kemampuan ini sangat cocok untuk berbagai pekerjaan, seperti pemetaan 3D kadaster, inventarisasi aset daerah, serta pembuatan peta 3D tapak bangunan.
Melalui pelatihan pemodelan 3D City, peserta akan mendapatkan materi yang aplikatif dan berbasis kebutuhan industri, mulai dari digitalisasi bangunan, pembuatan DSM (Normalized Digital Surface Model), hingga pembuatan model bangunan 3D. Proses pemodelan ini menggunakan CityEngine, software dari ESRI yang dirancang khusus untuk membangun representasi kota dalam bentuk tiga dimensi secara cepat, detail, dan interaktif. Dengan software ini, peserta tidak hanya belajar membuat model 3D bangunan, tetapi juga bagaimana mengintegrasikan data spasial ke dalam perencanaan kota, pemetaan kadaster, inventarisasi aset daerah, hingga simulasi pengembangan kawasan.
Hubungi ASBIM Indonesia untuk pelatihan dan konsultasi pemodelan 3D City yang aplikatif dan sesuai kebutuhan Anda!