Default Title
Article

ASBIM Perkuat Kompetensi Pemetaan Mahasiswa melalui Pelatihan GNSS Geodetik di Universitas Siliwangi

Admin 21 Jan 2026
ASBIM Perkuat Kompetensi Pemetaan Mahasiswa melalui Pelatihan GNSS Geodetik di Universitas Siliwangi

Sebagai bagian dari komitmen dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang BIM dan geospasial, ASBIM (Academy of Spatial and BIM) menyelenggarakan Pelatihan GNSS Geodetik untuk Pemetaan Profesional yang dilaksanakan pada 1–3 Desember 2025 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Siliwangi, Jurusan Ilmu Pendidikan Geografi.

Pelatihan ini merupakan bentuk kolaborasi antara ASBIM dan Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Siliwangi, yang sebelumnya telah melakukan investasi dengan pengadaan empat unit GNSS Geodetik untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Langkah tersebut menunjukkan komitmen Universitas Siliwangi dalam menyesuaikan proses pendidikan dengan perkembangan teknologi pemetaan modern yang semakin dibutuhkan di dunia profesional.

Ketersediaan peralatan pemetaan yang memadai perlu diimbangi dengan penguasaan keterampilan praktis dan pemahaman metodologi yang tepat. Oleh karena itu, ASBIM hadir sebagai mitra pelatihan dengan menghadirkan program pelatihan GNSS geodetik yang dirancang secara komprehensif dan berbasis kebutuhan industri, guna membekali peserta dengan kompetensi teknis yang aplikatif dan relevan.

Pada hari pertama, pelatihan diawali dengan pre-test dan pengenalan dasar GNSS, meliputi konsep penentuan posisi, sistem koordinat, titik kontrol, serta metode penentuan posisi menggunakan GNSS. Materi ini bertujuan membangun fondasi pemahaman konseptual sebelum peserta memasuki tahap praktik lapangan.

Hari kedua difokuskan pada kegiatan survei GNSS lapangan, yang mencakup pengenalan komponen GNSS geodetik, pembuatan titik kontrol, pengukuran metode statik, pengisian log observasi, pengukuran detail, pengukuran RTK NTRIP, serta praktik stake out. Sesi ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam melakukan survei pemetaan sesuai prosedur teknis.

Pada hari ketiga, pelatihan dilanjutkan dengan sesi pengolahan data dan RTK Radio, meliputi proses pengunduhan data, post-processing GNSS, pengaturan base station dan rover, pengukuran RTK radio, serta plotting hasil pengukuran. Rangkaian pelatihan diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman dan kompetensi peserta.

Melalui kegiatan ini, ASBIM menegaskan perannya sebagai Academy of Spatial and BIM yang berfokus pada pengembangan kompetensi training GNSS, pelatihan GNSS, dan pelatihan pemetaan, sekaligus berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi kebutuhan industri geospasial dan pemetaan profesional.

ASBIM
Bridging Technology and Expertise